Langsung ke konten utama

PIKIRAN ORANG #1

Isi Pikirannya Tentangku Bikin Aku Risih
(ini cerita lama)


Lucu banget. Ada orang yang berpikiran kalo diri ini punya prinsip gak mau pacaran sebelum nikah itu ia menganggapnya sok iyeh, sok agamis, dan sok yang lainnya.

Orang tersebut bilang: diri ini kemakan ludah sendiri karna dulu termasuk orang yang sering posting tentang jangan mendekati pacaran, tapi masih aja ada rasa demen lalu nunjukin kalo diri ini lagi suka sama seseorang laki-laki. Juga masih seringnya mengagumi para lelaki halu a.k.a publik figur.

Diri ini tau kok, bener-bener tau kalo aku masih banyak banget keburukannya. Tapi dimohon untuk meluaskan pikirannya, apakah salah kalo diri ini punya prinsip seperti tersebut itu tujuannya untuk kebaikan dirinya sendiri? Demi menjaga diriku sendiri?

Dia beranggapan kalo diri ini --yang penuh dengan keburukan trus-- sharing postingan seperti itu tuh terlihat sok ini itu. Tapi isi otak cantiknya gak pernah terpikirkan kalo posting yang begitu bisa termasuk ke dalam salah satu cara agar bisa menguatkan/menyemangati dirinya sendiri dengan prinsip yang lagi digenggamnya atau dengan keadaan yang lagi dirasakan.
**bisa juga dicontohkan: kayak kamu nih yang kalo lagi sedih, trus posting yang berisi kalimat-kalimat penyemangat. Alasan/tujuan kamu posting begitu tuh apa? Udah pasti untuk nyemangatin kamu sendiri 'kan? Nah, aku pun salah satunya seperti itu.

**berani posting yang berisi nasihat yang baik (yang mana dijadikan prinsip/pegangan hidup oleh si pemosting, yang kita gak pernah tau itu), berarti dirinya berani bertanggung jawab untuk terus memegang prinsip dan agar terus mengingat nasihat tersebut yang tentu aja untuk menyemangati hidupnya. Ambil poinnya disitu aja. Memang gak semua, kita gak tau alasan apa dibalik mereka posting yang bentukannya seperti itu. Cuma kita sebagai penonton, apa salahnya otak waras yang kita agung-agungkan itu kita ajak untuk berpikiran positif? Ah kalo enggak, dibodoamatin aja gitu.

For your info aja nih ya. Memilih gak pacaran itu luar biasa susahnya. Tetep stay alone disaat banyak gempuran dari sana-sini itu susaah. Bener-bener susah. Banyak banget strugglenya. Entah dari orang yang ada di sekeliling, dari orang-orang yang ada di dunia maya ataupun berperang dengan isi kepala sendiri. 

Lalu orang itu bilang: diri ini kemakan ludah sendiri karna katanya dulu sok-sok'an punya prinsip seperti itu tapi malah bercerita pada dirinya kalo diri ini lagi tertarik sama seseorang in real life.

Heyho!! Gemes deh. Aku normal hey!! Luar biasa normal. Tertarik sama lawan jenis adalah hal yang manusiawi. Hal yang benar. Gak ada salahnya. Kecuali kalo sukanya sama sesama jenis baru deh, monggo disalahkan, hehehe. Ups...

Diri ini bercerita karna cuma ingin bercerita. Seperti dia yang ingin mengeluarkan keluh kesah untuk didengarkan, begitu pula aku yang ingin mengeluarkan perasaan yang membuncah di dalam hati pun tujuannya ingin didengarkan. Kalo menurutnya aku menceritakannya cukup berlebihan, mohon dimaafkan. Jatuh cinta rasanya memang sebahagia itu, btw. Masa gak tau sih, hehehe (lagi).

Aku paham kok walaupun si hati lagi berflowers, aku tau batasan-batasannya. Walaupun ada kalanya diri ini merasa bersalah setelahnya karna beberapa kali pernah sedikit nyerempet ke arah situ, bersyukurnya hati dan pikiran masih bisa diajak bekerja sama untuk tetep bisa ngendaliin diri dengan baik.

Dia mungkin beranggapan ini mudah. Jujur aja, diri ini sebagai yang ngerasain susah banget. Apalagi ketika posisinya sama-sama punya rasa yang sama. Satu sisi ingin, tapi satu sisinya lagi inget kalo diri ini punya pembatas. Setelahnya, rasa menyesal tentu ada aja kok. Ya gimana ya, si doi punya rasa yang sama juga, masa sih gak diyukkan aja. Tapi setelah dipikir-pikir, salah juga berpikir begitu jadinya yaudahlah ya.
••ada 3 kondisi yang lain, tapi panjang kalo dijabarkan. intinya: bergulat dengan isi otak sendiri adalah kondisi yang paling sulit.

Lanjut, dia mungkin beranggapan juga kalo aku memang punya prisip seperti itu harusnya jangan dong mengagumi pria halu. Lagi-lagi aku mohon maaf, diri ini gak se-suci seperti yang ada di dalam pikirkannya. Diri ini manusia normal yang punya rasa cinta untuk membahagiakan dirinya sendiri. Bagi diri ini, real life itu begitu monoton. Membosankan. Terlalu dominan kesepiannya. Bagi diri ini, cara agar hidup gak terlalu monoton adalah harus adanya berbagi rasa ke lawan jenis juga dengan actionnya. Contohnya ya seperti pacaran (dan sejenisnya). Tapi karna diri ini memilih 'gak' untuk itu, mengagumi pria halu adalah salah satu cara yang tepat untuk mengcover perasaan yang monoton itu agar hati dan otak ikut merasa bahagia. Ini menurutku lho yaa.

Diri ini sungguh mencintai diri sendiri. Karna begitu aku mencari, memilih, dan membuat kebahagiaan untuk diriku sendiri. Dan salah satu kebahagiaanku ya ada pada pria-pria halu yang diri ini suka.

Mencintai pria in real life dan mencintai pria halu itu beda yaa. Menurutku, dengan pria real itu seperti adanya harapan timbal balik dan seperti menuntut ingin mengarah ke sana (pokoknya kayak ada pergulatan antar hati, pikiran dan action gitu deh). Tapi dengan pria halu, gak berharap  lebih (untuk dicintai balik) karna tau diri dan gak ada action yang kayak orang pacaran (jadi ngerasa santuy aja, tapi tetep merasa seneng).
**yang pernah ngefangirling pasti ngerti.

Oh iya, bisa dibilang para pria halu itu adalah tameng untuk diriku biar gak dekat-dekat ke arah sana. Ratusan judul cerita romance yang pernah kubaca dari jaman SMP sampe sekarang pun aku anggap juga sebagai tameng. Pria fiktif bikin diri ini senang dan lumayan bisa menenangkan juga melupakan hal yang sedang mengganggu dipikiran.

Sekali lagi, diri ini gak se-suci seperti yang dipikirkan. Diri ini bukan cewek sholehah yang bisa memendam dan menjaga perasaannya dengan baik seperti perempuan-perempuan yang dikisahkan di jaman nabi terdahulu. Diri ini cuma cewek normal yang punya rasa cinta pada lawan jenis dan ingin dikeluarkan/dilampiaskan.

Melampiaskan rasa cinta pada pria in real life pasti ada berbagai action. Dan itulah yang aku hindarkan. Jadiii, melampiaskan rasa cinta yang ada di dalam diri ini ke pria halu -dengan ngefangirling- adalah hal yang paling tepat. Yaa walaupun aku tau itu salah, tapi itu lebih baik dibanding berdua-duaan, pegangan tangan, saling berbagi pesan romantis, dll dengan pria yang bukan suaminya.

Yaa begitulah yaa isi dari kerisihanku dari orang yang berpikiran begitu.

Alhamdulillah, setelahnya aku jadi belajar:
Ketika ada kerabat kita atau orang di dunia maya mencetuskan ingin menjalankan prinsip hidup atau sedang melakukan hal yang diyakininya baik dan benar, dimohon untuk jangan pernah sekali-kali menyepelekannya. Kalo kita ingin menjadi orang baik, lebih bagus ikut nyemangatin dan doakan. Kalo kita ingin menjadi orang yang biasa-biasa aja, yaudah acuhkan aja dengan gak ngeluarin kata-kata yang gak mengenakkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

2022 : Tulisan Random 1

Kumpulan Tulisan Randomku di Tahun 2022 1. Diet jadi Pola Hidup Sehat Diet paling ampuh itu: • Jangan makan malem (paling telat makan jam 1/2 7 male.), • Rajin puasa Senin - Kamis (sebulan minimal 2 hari puasa), • Jangan keseringan minum-minumanan kemasan sama makanan instant atau jajan-jajanan gitu (masing-masing dalam seminggu cukup 1x aja makan yang begituan), dan • Banyakin gerak jangan rebahan bae. Hasilnya emang lama, tapi menurutku diet yang kayak gini gak terlalu memberatkan apalagi menyiksa, malah biasa aja kalo udah terbiasa mah yaa. Alhamdulillah.. dari 58kg jadi 49kg, hhe... Aku ngerutinin hal kayak gitu dari tahun 2020. Bukan cuma buat terlihat lebih kurus sih. Tapi lebih ke menjaga kesehatan aja. Kesehatannya para perempuan.  Salah satu dari yang pernah ku baca tentang harusnya menjaga kesehatan -terutama dari apa yang dimakan-,  disitu tertulis kalo perempuan itu harus menjaga rahimnya dari faktor makanan-makanan enak yang menggugah selera. Kayak seblak, ramen, ...

MY IMAGINATION (Cerpen)

SAYANG BUNDA Hujan kemarin malam meninggalkan banyak tetesan embun yang terasa sejuk di pagi hari. Tetesan air yang menempel di dedaunan pohon pun ikut berjatuhan ketika angin datang menerpanya. Udara di pagi ini benar - benar dingin. Seorang gadis cantik yang sedang menjemur pakaian pun merasakannya. Pakaian basah yang dia pegang menambahkan kesan dingin ditangannya. Ia adalah Olivia Azzahra, seorang anak yatim yang hanya tinggal bersama Ibundanya. Dulu ketika Ayahnya masih hidup, Olivia adalah anak yang sangat manja dan malas. Apapun yang diperintahkan orang tuanya, dia akan selalu bilang 'Entar' 'Iya nanti' dan tanpa mengerjakannya. Sampai akhirnya Bundanya-lah yang turun tangan. Selalu seperti itu. Ya Olivia memang manja dan malas, tapi itu tidak membuat Ayah dan Bundanya mengurangi rasa sayangnya. Mereka sangat mencintai dan menyayanginya setulus hati. Dua bulan yang lalu Ayahnya meninggal dunia karena peristiwa pesawat jatuh di daerah Sumatera. Hal itulah yang...

The Advice of Little Girl

   Seorang gadis mulai bercerita.... W ANITA yang berhijab itu hanya tersenyum dan dia menutup semua pintu untuk syaithan. Ketika syaithan berkata untuknya : "Wahai wanita, berpikirlah dan carilah cara lain. Lelaki mana yang akan datang untuk melamarmu, sedangkan engkau memakai hijab? Bagaimana mungkin dia akan atang, sedangkan engkau bersembunyi dibalik hijab.    Maka kecantikanmu akan redup dan kembang para pemuda akan hilang. Tidakkah engkau memiliki kecantikan dan kelembutan yang dapat menarik perhatian? Engkau akan menjadi aneh dan orang-orang yang engkau cintai akan menjauh. Mereka akan selalu menanyakan keadaanmu dan mereka akan selalu mencelamu. Mengapa engkau tidak memakai hijab yang menarik perhatian saja?". WANITA itu hanya tersenyum dan berkata :